|
Sisi baik
perubahan home page Facebook
Ketika
Facebook mengubah home page-nya, maka Facebook sudah
lebih tampak mirip dengan Twitter, termasuk untuk Live
Feed yang berupa update status real time. Pada
dasarnya, di Live Feed, untuk setiap update status dari
jaringan teman user akan tertampil dan masuk tanpa
adanya filtering. Sedangkan untuk News Feed yang baru
tidak menampilkan setiap status dari setiap teman yang
meng-update status, namun News Feed memberikan agoritma
pintar yang dapat menampilkan hanya posting dan update
status yang disukai oleh jaringan user, termasuk status
yang paling banyak dikomentari atau memiliki interaksi
terbanyak dengan jaringan teman user.
Perubahan tersebut akan menggabungkan fitur Highlight kembali ke News Feed, yang memudahkan box Events di panel sebelah kanan untuk bergeser ke posisi yang lebih tinggi daripada sebelumnya, menurut Robert Scoble, evangelist teknologi Facebook.
Sisi buruk perubahan home page
Facebook
Ketika user melihat default News
Feed, maka akan muncul sebuah tanda
‘gelembung’ di samping link Live Feed, yang
akan menunjukkan semakin membesar ketika semakin
banyaknya pula jumlah postingan yang tidak ada di Live
Feed. User dapat mengklik dan melihat status yang
masuk. Satu masalah adalah Live Feed harus di-refresh
untuk melihat masukan posting yang baru. Setiap
di-refresh maka yang terjadi adalah perubahan focus
layar dan user harus men-scroll untuk menemukan apa
yang dicari.
Setidaknya, Facebook perlu untuk membuat bagaimana menampilkan update tanpa harus me-refresh layar atau mengubah focus ketika user sedang asyik membaca status.
Masalah lainnya juga dibuat oleh News Feed. User memiliki jaringan pertemanan di Facebook karena mereka mengenal atau tertarik denga orang bersangkutan. Namun, karena Facebook menampilkan komentar dari teman user, dan komentar dari teman mereka yang lain, maka user hanya akan mendapatkan terlalu ramai status yang harus dibaca.
Sedangkan menurut Scoble, untuk Twitter tidak memiliki komentar, sehingga user tidak bisa melakukan conversation real time seperti di Facebook atau FriendFeed.
Feedback member
Dari sekian perubahan yang dilakukan Facebook, ternyata tidak semua member dari 300 juta member di Facebook menyukai perubahan tersebut. Menurut PCWorld, banyak member yang menyukai perubahan tersebut, namun setengah juta dari mereka telah join group Change Facebook to Normal (facebook.com/search/?q=facebook+change&ini t=quick#/group.php?gid=162102625749&v=wall&ref= search).
|
|
||
Pasang Iklan GRATIS disini | |||